Cara Kerja Rangkaian Modulasi FM
Modulasi Frekuensi (Frequency Modulation = FM ) adalah proses menumpangkan sinyal informasi pada sinyal pembawa (carrier) sehingga frekuensi gelombang pembawa (carrier) berubah sesuai dengan perubahan simpangan (tegangan) gelombang sinyal informasi. Jadi sinyal informasi yang dimodulasikan (ditumpangkan) pada gelombang pembawa menyebabkan perubahan frekuensi gelombang pembawa sesuai dengan perubahan tegangan (simpangan) sinyal informasi. Pada modulasi frekuensi sinyal informasi mengubah-ubah frekuensi gelombang pembawa, sedangkan amplitudanya konstan selama proses modulasi. Proses modulasi frekuensi digambarkan sebagai berikut:
Proses Modulasi Frekuensi:
Contoh Rangkaian Modulator FM:
Rangkaian FM Modulator diatas adalah
merupakan rangkaian modulasi fm sederhana dengan menggunakan IC 555, dimana
sinyal termodulasi yang dihasilkan mempunyai rapat renggang frekuensi
bergantung pada sinyal informasi. Sinyal yang dihasilkan bisa dibilang cukup
bagus dan stabil sehingga hasilnya nanti bisa lebih sempurna. Tidak ada lilitan
atau induktor pada rangkaian modulator ini, jadi tidak perlu repot-repot untuk
membuat lilitan serta menghitung-hitung nilai dari lilitan yang anda buat
tersebut. Dengan rangkaian ini nilai frekuensi modulasi yang diinginkan bisa
didapatkan dengan mudah melalui perhitungan frekuensi IC 555 pada umumnya,
yakni ditentukan oleh resistor 6,8 K dan 3,3 K serta kapasitor 0,1 uF. Untuk
memperoleh besar frekeunsi yang lain anda tinggal mengganti salah satu atau
ketiga komponen tersebut.Sebenarnya rangkaian modulator fm ic 555 ini walaupun
sangat sederhana, tetapi cukup bisa diandalkan untuk menangani
tujuan aplikasi yang sederhana yang tidak menuntut daya yang besar atau
frekuensi yang sangat tinggi. Tapi jika memang menginginkan daya yang lebih,
bisa menambahkan rangkaian penguat RF pada bagian output rangkaian ini.
Sehingga sinyal hasil termodulasi tersebut bisa diperkuat dengan bantuan
rangkaian pendukung. Sesuai percobaan, dengan rangkaian modulator ini bisa
bekerja dengan baik pada range frekuensi dibawah Mhz, karena memang IC 555
bukanlah IC yang dikhususkan untuk mendukung frekuensi kerja yang sangat
tinggi. Anda bisa memanfaatkan rangkaian oscilltor
transistor, xtal atau lainnya apabila
anda membutuhkan frekuensi yang sangat tinggi.
Perbedaan rangkaian IC 555 diatas dengan rangkaian multivibrator pada umumnya adalah penggunaan pin 5, pada rangkaian FM Modulator ini pin 5 dari IC 555 digunakan sebagai masukan sinyal informasi yang pada akhirnya akan mempengaruhi bentuk sinyal output (termodulasi). Tetapi pada penerapan fungsi multivibrator pin 5 ini biasanya dihubungkan dengan kapasitor 0,01 uF atau dibiarkan saja.
Perbedaan rangkaian IC 555 diatas dengan rangkaian multivibrator pada umumnya adalah penggunaan pin 5, pada rangkaian FM Modulator ini pin 5 dari IC 555 digunakan sebagai masukan sinyal informasi yang pada akhirnya akan mempengaruhi bentuk sinyal output (termodulasi). Tetapi pada penerapan fungsi multivibrator pin 5 ini biasanya dihubungkan dengan kapasitor 0,01 uF atau dibiarkan saja.
Karakter dari transmisi modulasi
frekuensi (Frequency Modulation, FM) adalah :
1. Tidak dapat dipantulkannya gelombang elektromagnetic
dari modulasi
frekuensi sehingga jarak pancaran adalah line of sight dan terbatas pada
daya
pancar.
2. Ketahanan modulasi terhadap noise pada transmisi
modulasi frekuensi,
sehingga kualitas sinyal informasi yang diterima jernih seperti aslinya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar